Dewasa ini telah muncul sebuah fenomena baru mengenai keberadaan populasi lebah yang dianggap cukup meresahkan. Bahkan fenomena baru yang muncul ke permukaan masyarakat dunia tersebut cukup menyita perhatian para ilmuwan, peneliti, dan juga para peternak lebah. Menurut hasil pengamatan yang telah dilakukan, telah ditemukan bahwa terjadi penurunan angka jumlah populasi lebah secara drastis. Jadi tanpa kita sadari, populasi lebah dari tahun ke tahun kian menurun bahkan kepunahan telah terjadi di beberapa negara di dunia. Salah satu negara yang telah kehilangan populasi lebahnya adalah negara China. Efek domino dari hilangnya populasi lebah tersebut sangatlah dirasakan oleh setiap anggota masyarakat China, khususnya oleh para petani dan pengusaha perkebunan yang dulunya sangat mengandalkan peran sang lebah untuk melakukan polinasi bagi setiap tanaman yang menjadi sumber usahanya. Hilangnya sang vektor utama dalam polinasi alami tersebut telah meresahkan dan bahkan merugikan para petani atau pengusaha perkebunan, karena mereka harus rela melakukan penyerbukan secara manual. Dan tentunya, keterbatasan daya akan mengurangi hasil produksi setiap usaha yang telah dilakukan. Ini adalah sebagian kecil dari dampak hilangnya populasi lebah, karena bila sang vektor utama dalam polinasi itu akhirnya benar-benar lenyap, tentu akan terjadi sebuah ketimpangan dari keseimbangan keanekaragaman hayati yang dampak makronya menuju kearah kepunahan dari beragam spesies tamanan yang ada di dunia.
Masalah yang sedemikian mengancam belum mendapatkan tanggapan ekstra dari pemerintah dan masyarakat Indonesia. Miskinnya perhatian masyarakat Indonesia dalam menanggapi fenomena dunia tersebut seringkali terlihat sebagai sebuah ironi. Hal ini mungkin disebabkan karena kurangnya pemahaman dan informasi yang dimiliki masyarakat Indonesia dalam memahami penyebab masalah ataupun upaya-upaya yang mesti dilakukan dalam mengatasi masalah tersebut. Bahkan tidak hanya itu, kurangnya kepekaan masyarakat untuk mendayagunakan lebah dalam bidang perindustrianpun masih dijumpai dalam skala yang berangka kecil. Tentu perihal ini sangatlah disayangkan oleh kaum-kaum pemerhati yang mengetahui beragam manfaat yang dapat dihasilkan dari eksistensi populasi lebah.

Download artikel lengkapnya:
http://www.ziddu.com/download/10299894/LaporanLebahApiari.pdf.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Bagi teman2 yg akan memberi komentar, diharapkan saran nya yang dapat saling membangun dan saling menghargai...